Ngrandu, 22 November 2025 – Sebagai bentuk dari wujud kontribusi nyata terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin kelima mengenai pemberdayaan perempuan (Empowerment of women), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKNR) D030 Universitas Negeri Yogyakarta menghadirkan sebuah kegiatan kelas memasak untuk ibu-ibu yang ada di Padukuhan Ngrandu dengan potensi yang ada pada hidangan khas Prancis yang memiliki nilai jual dan berkelanjutan. Melalui kegiatan yang bernama “Bonjour Ngrandu : Goûtons la France!”, mahasiswa berupaya untuk memperkenalkan salah satu kuliner internasional yang dapat dimodifikasi lalu dikembangkan menjadi inovasi kuliner lokal yang bernilai tambah.
Kelas memasak hidangan khas Prancis dipilih karena dalam mempelajari bahasa asing tidaklah mudah. Dalam pembelajaran sebuah bahasa, media yang dipilih harus tepat dan tidak membosankan agar para pembelajarnya tidak jenuh dan merasa senang. Di Padukuhan Ngrandu, sebagian besar ibu-ibu berperan aktif dalam kegiatan rumah tangga dan juga sosial, tetapi masih memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan baru yang berpotensi meningkatkan kreativitas yang bernilai jual tinggi.
Melihat potensi tersebut, mahasiswa mengadakan kegiatan kelas memasak hidangan khas Prancis sebagai solusi dalam memperkenalkan bahasa asing terutama bahasa Prancis yang berkesan menyenangkan, unik dan menarik untuk dipelajari. Kemudian, hidangan khas Prancis berupa sebuah crepe dapat menjadi inovasi baru untuk membuka usaha di bidang kuliner. Kegiatan dirancang se-menarik mungkin, dalam kelas memasak tersebut diselipkan beberapa kalimat bahasa Prancis sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti kalimat sapaan, terimakasih dan juga memperkenalkan nama-nama bahan makanan dalam bahasa Prancis.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 November 2025 di rumah bapak dukuh, Padukuhan Ngrandu. Kegiatan diawali dengan memperkenalkan sapaan dan ungkapan sederhana dalam bahasa Prancis, yang kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan sedikit sebuah hidangan khas Prancis yaitu crepe, memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan dalam bahasa Prancis, demonstrasi masak bagaimana cara membuat crepe serta ditutup dengan memasak bersama hidangan tersebut.
Meskipun sedikit mengalami kendala pada saat mempersiapkan alat dan bahan untuk memasak pada kegiatan tersebut, kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan diselimuti dengan kehangatan dari kerja sama dan tawa yang diberikan oleh ibu-ibu. Ibu-ibu yang datang pada kegiatan tersebut, terlihat sangat bersemangat dan memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap bahasa Prancis. Hal ini terlihat pada saat ibu-ibu datang lebih cepat ketika tempat masih disiapkan, selanjutnya pada saat kegiatan berlangsung dari awal hingga akhir, ibu-ibu selalu bertanya terkait dengan bagaimana cara memasak dan juga bahasa Prancis dari beberapa kalimat yang diucapkan dalam bahasa Indonesia, serta mengucapkan berulang-ulang kali beberapa kata dalam bahasa Prancis.
Melalui kegiatan kelas pengenalan hidangan khas Prancis yang berupa memasak, mahasiswa KKNR D030 UNY berharap dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru terkait dengan bahasa Prancis melalui hidangan tersebut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pengalaman baru bagi ibu-ibu untuk membuka inovasi berkelanjutan melalui hidangan khas Prancis, yang dapat dijadikan inspirasi dalam membuka peluang usaha, dikarenakan hidangan tersebut memiliki nilai jual yang tinggi dan cukup mudah dalam proses pembuatannya. (Zavira Sufiani Zarqa/ KKN UNY)