Selamat Datang di Website Resmi Kalurahan Kaliagung. Jika ada Pertanyaan seputar Pelayanan Umum bisa WhatsApp Chat di nomor 085163242006 (Hari & Jam Kerja)

Artikel

Melestarikan Tradisi: Workshop Pelatihan Pembuatan Kembar Mayang untuk Pemuda Kalurahan Kaliagung

20 November 2024  Kalurahan Budaya  185 Kali Dibaca  Kalurahan Budaya

Kaliagung – Workshop pelatihan pembuatan Kembar Mayang dilaksanakan di Kalurahan Kaliagung pada Sabtu, 1 November 224 lalu di Pendopo Balai Desa Kaliagung.

Dalam workshop kali ini, didatangkan Faizal Noor Singgih, S.Tp atau yang populer dikenal dengan nama Mas Bekel Cermo Isworo sebagai narasumber.

Mas Bekel Cermo Isworo merupakan pelaku budaya di Yogyakarta dan sudah berpengalaman dalam budaya Jawa hingga olah suara seperti MC, moderator hingga penerjemah bahasa Jawa di berbagai event-event penting di Yogyakarta. Tak terkecuali pernikahan di Keraton Pakualaman dan lainnya.

Kembar Mayang lekat dengan budaya serta adat istiadat Jawa. Kembar Mayang merupakan salah satu elemen penting dalam upacara adat Jawa, khususnya dalam prosesi pernikahan tradisional.

Secara harfiah, "kembar mayang" berarti "dua mayang" atau dua rangkaian hiasan yang biasanya dibuat dari daun kelapa muda, bunga, dan berbagai bahan alami lainnya.

Kembar Mayang tidak hanya menjadi hiasan estetika, tetapi juga memiliki nilai filosofi mendalam yang mencerminkan kepercayaan masyarakat Jawa terhadap harmoni, keseimbangan, dan doa untuk kehidupan yang baik.

Makna Simbolis Kembar Mayang

Kembar Mayang melambangkan doa dan harapan bagi pasangan pengantin yang akan memulai kehidupan baru.

Dua rangkaian hiasan yang identik ini merepresentasikan keseimbangan dalam hubungan antara pria dan wanita.

Selain itu, kembar mayang juga dipercaya sebagai perlambang penyucian dan penjaga dari energi negatif. Dalam konteks ini, kembar mayang menjadi simbol pengharapan agar kehidupan rumah tangga pasangan pengantin selalu harmonis, seimbang, dan dilimpahi keberkahan.

Proses Pembuatan Kembar Mayang

Pembuatan Kembar Mayang melibatkan seni dan ketelitian. Biasanya, bahan utama yang digunakan adalah janur (daun kelapa muda), bunga-bunga segar seperti mawar dan melati, serta ornamen tambahan seperti dedaunan hijau dan batang pisang sebagai penopang.

Proses ini tidak hanya membutuhkan keahlian, tetapi juga suasana hati yang tenang, karena pembuatannya dianggap sakral. Hiasan ini sering dirancang dengan pola-pola tertentu yang memiliki makna filosofis, seperti pola yang melambangkan kesuburan, kebahagiaan, dan keberuntungan.

Ritual Kembar Mayang dalam Pernikahan

Dalam upacara pernikahan adat Jawa, kembar mayang biasanya diletakkan di dekat pelaminan atau dibawa dalam prosesi kirab. Hiasan ini juga diarak bersama pengantin sebagai bagian dari rangkaian ritual. Setelah upacara selesai, kembar mayang sering dihanyutkan ke sungai atau dibakar sebagai simbol pelepasan doa kepada alam semesta. Tindakan ini juga dimaksudkan untuk mengembalikan energi alam yang telah digunakan selama prosesi pernikahan.

Pentingnya Melestarikan Tradisi

Kembar Mayang bukan sekadar tradisi, tetapi juga warisan budaya yang sarat makna. Dalam era modern yang serba praktis, menjaga keberadaan ritual seperti ini menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan memahami nilai filosofis dan budaya yang terkandung di dalamnya, generasi muda diharapkan dapat terus melestarikan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Kembar Mayang adalah bukti bahwa tradisi tidak hanya soal estetika, tetapi juga wujud dari doa dan harapan yang tulus. Dengan menjaga keberadaannya, kita ikut menjaga kelestarian budaya yang menjadi identitas bangsa.

Adapun maksud dari diadakannya workshop pembuatan Kembar Mayang ini adalah untuk membantu melestarikan budaya ini sekaligus memperkenalkannya pada generasi muda. Workshop ini diikuti oleh Karang Taruna di Kalurahan Kaliagung beserta beberapa tokoh lainnya yang juga hadir. (arum-sid)

***

 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 50.252 Kali
SEJARAH KALURAHAN KALIAGUNG
22 Januari 2019 | 49.950 Kali
VISI MISI
11 Juli 2019 | 49.627 Kali
PENERBITAN KARTU KELUARGA
08 Juli 2019 | 49.525 Kali
LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KALURAHAN (LPMKal)
05 Juli 2019 | 49.443 Kali
Permohonan Informasi
20 Juni 2019 | 49.432 Kali
SYARAT PENGANTAR NIKAH ( N1,N2,N3,N4)
08 Juli 2019 | 49.425 Kali
BADAN PERMUSYAWARATAN KALURAHAN (BPK)

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Banyunganti Lor, Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo
Desa : Kaliagung
Kecamatan : Sentolo
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55664
Telepon :
Email : baldeskaliagung@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 237
    Kemarin : 3,662
    Total Pengunjung : 165,398
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0