Kaliagung – Pemerintah Kalurahan Kaliagung menggelar Workshop Penyusunan Dokumen Perjanjian Kinerja Lurah dan Pamong Tahun 2026 pada Kamis (4/6/2026) di Pendopo Kalurahan Kaliagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kalurahan Kaliagung bersama Kapanewon Sentolo dan Puskesmas Sentolo I melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja tahun sebelumnya sekaligus menyusun target pembangunan untuk tahun 2026.
Salah satu capaian yang mendapat apresiasi adalah keberhasilan menurunkan jumlah keluarga miskin. Dari target 424 KK, jumlah keluarga miskin berhasil ditekan menjadi 361 KK. Capaian ini bahkan telah melampaui target yang direncanakan hingga beberapa tahun ke depan.
Meski demikian, penanganan stunting masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Jumlah balita stunting yang ditargetkan turun menjadi 36 anak masih berada pada angka 39 anak. Oleh karena itu, berbagai program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat akan terus diperkuat agar target penurunan stunting dapat tercapai.
Dalam workshop tersebut juga disepakati beberapa target utama tahun 2026, yaitu menurunkan jumlah keluarga miskin menjadi 358 KK, menurunkan jumlah anak stunting menjadi 32 anak, meningkatkan Pendapatan Asli Kalurahan, serta mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang selama ini telah mendapatkan penilaian sangat baik dari masyarakat.
Kepala Puskesmas Sentolo I, dr. Renny Lo menyampaikan bahwa penurunan angka stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Namun demikian, kondisi Kaliagung saat ini sudah cukup baik karena persentase stunting berada di bawah rata-rata Kabupaten Kulon Progo maupun angka nasional.
Melalui penyusunan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 ini, Pemerintah Kalurahan Kaliagung berharap seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat semakin terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*na-sid)