Kaliagung - Pedukuhan Tegowanu menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema moderasi beragama pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi masyarakat lintas agama untuk memperkuat kerukunan dan penerapan moderasi beragama di lingkungan masyarakat.
Kegiatan FGD moderasi beragama di Pedukuhan Tegowanu berlangsung pada Rabu malam, 19 Agustus 2026. Forum tersebut mengangkat tema “Mengawal Moderasi Agama” dan membahas penerapan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh warga dari berbagai latar belakang agama, yakni masyarakat Islam, Kristen, dan Katolik. Selain itu, unsur perempuan dan pemuda turut dilibatkan sebagai peserta dalam forum diskusi.
Kehadiran peserta dari berbagai kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ruang komunikasi yang terbuka sekaligus memperkuat semangat hidup berdampingan di tengah keberagaman.
Ketua FKUB Kulon Progo Sampaikan Materi Moderasi Beragama
Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai moderasi beragama disampaikan oleh Cahyono, S.Pd.I., M.Pd., selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kulon Progo.
Materi yang disampaikan mengangkat tema “Mengawal Moderasi Agama”, dengan pembahasan mengenai pentingnya penerapan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Moderasi beragama menjadi salah satu pendekatan untuk menjaga keseimbangan dalam menjalankan kehidupan beragama sekaligus membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.
Melalui forum tersebut, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.
Warga Lintas Agama Terlibat dalam Diskusi
FGD tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung setelah penyampaian materi.
Keterlibatan warga Islam, Kristen, dan Katolik diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarumat beragama di tingkat masyarakat. Unsur perempuan dan pemuda juga menjadi bagian dari peserta untuk mendorong keterlibatan berbagai kelompok dalam upaya menjaga kerukunan.
Forum seperti ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk membicarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keagamaan secara terbuka serta mencari pemahaman bersama.
Rangkaian Acara FGD Moderasi Beragama
Kegiatan FGD diawali dengan registrasi peserta pada pukul 19.15 hingga 19.45 WIB. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembukaan pada pukul 19.46 WIB.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pukul 20.01 WIB. Selanjutnya, terdapat sambutan dari Ketua KKN dan Dosen Pembimbing Lapangan.
Memasuki agenda utama pada pukul 20.30 WIB hingga 21.45 WIB, kegiatan diisi dengan sambutan sekaligus penyampaian materi oleh Dukuh serta penyampaian materi oleh Ketua FKUB Kabupaten Kulon Progo.
Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hingga pukul 22.15 WIB. Kegiatan kemudian ditutup dengan penutup dan foto bersama.
Melalui pelaksanaan FGD moderasi beragama ini, masyarakat Pedukuhan Tegowanu diharapkan semakin memiliki ruang untuk memperkuat komunikasi, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Keterlibatan masyarakat dari berbagai unsur juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan setempat. (arum-sid)***