You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kaliagung
Logo Desa Kaliagung
Kaliagung

Kec. Sentolo, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Selamat Datang di Website Resmi Kalurahan Kaliagung. Jika ada Pertanyaan seputar Pelayanan Umum bisa WhatsApp Chat di nomor 085163242006 (Hari dan Jam Kerja)

Kalurahan Kaliagung Gelar Rembug Stunting 2025: Sinergi Lintas Sektor untuk Cegah Stunting

Administrator 03 Juni 2025 Dibaca 196 Kali
Kalurahan Kaliagung Gelar Rembug Stunting 2025: Sinergi Lintas Sektor untuk Cegah Stunting

Kaliagung – Upaya serius untuk menurunkan angka stunting terus digelorakan di Kalurahan Kaliagung. Bertempat di Pendopo Kalurahan, kegiatan Rembug Stunting Tahun 2025 diselenggarakan sebagai ruang musyawarah terbuka bagi berbagai pihak untuk menyatukan langkah dalam penanganan stunting secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.30 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari Puskesmas Sentolo I, yaitu dr. Renny Lo, dr. Dziki, Wiwin Dayanti, dan Triatminatun. Turut hadir pula Ana Ilmiyati dari PKB Kapanewon Sentolo, tiga orang Pendamping Desa, Lurah Kaliagung beserta jajaran BPK, PKK, para Dukuh, Kader Kesehatan, serta perwakilan Karang Taruna Kalurahan Kaliagung.

Dalam sambutannya, Lurah Kaliagung, Sugeng Nugroho, S.Psi, menegaskan pentingnya inovasi lokal dalam pengendalian stunting. Salah satu program unggulan yang tengah berjalan adalah SIPATIN (Sedekah Ikan Pasangan Pengantin) untuk Atasi Stunting. Program ini bekerja sama dengan Kelompok Pembudidaya Ikan “Nila Lestari” di Padukuhan Nrandu, di mana hasil panen ikan nila akan dibeli oleh kader dan dibagikan kepada anak-anak sebagai sumber nutrisi. Harapannya, pendekatan berbasis potensi lokal ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di masa pertumbuhan secara berkelanjutan.

Melanjutkan kegiatan, Triatminatun dari Puskesmas Sentolo I menyampaikan materi terkait strategi penurunan stunting berbasis enam pilar utama. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan dengan visi kuat, kampanye perubahan perilaku, konvergensi program lintas sektor, ketahanan pangan dan gizi, pemantauan dan evaluasi, serta pemanfaatan inovasi dan data. Sasaran utama dari strategi ini mencakup ibu hamil, ibu menyusui, calon pengantin, dan anak usia 0–59 bulan.

Sesi selanjutnya, Kader Pembangunan Manusia (KPM) turut menyampaikan refleksi atas pelaksanaan program tahun sebelumnya. Beberapa kendala teknis dalam penginputan data EHDW dan pelaksanaan konvergensi stunting tahun 2024 menjadi bahan evaluasi bersama. Tak hanya itu, sejumlah usulan untuk program tahun 2026 juga mengemuka, termasuk penguatan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), konseling gizi terpadu, serta pengembangan skema jaminan sosial untuk keluarga berisiko stunting.

Pada akhir sesi, Kepala Puskesmas Sentolo I , dr Renny Lo memberikan apresiasi kepada Kader Nglotak atas pencapaian terkait dengan zero stunting, zero wasting , zero underweight dan 60�lita yang nai berat badannya setelah ditimbang di posyandu dibandingkan dengan jumlah balita yang ditimbang.

Melalui kegiatan ini, Kalurahan Kaliagung menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh. Semangat kolaborasi antara pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan Kaliagung Bebas Stunting.na-sid**

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.444.849.867,74 Rp 1.994.113.831,00
72.46%
Belanja
Rp 1.014.342.932,00 Rp 2.102.651.610,88
48.24%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 108.537.169,88
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 162.890.600,00 Rp 163.093.600,00
99.88%
Hasil Aset Desa
Rp 16.415.000,00 Rp 49.750.000,00
32.99%
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp 6.684.700,00 Rp 50.527.330,00
13.23%
Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 69.879.655,00 Rp 202.660.785,00
34.48%
Alokasi Dana Desa
Rp 518.584.000,00 Rp 842.702.116,00
61.54%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 295.000.000,00 Rp 295.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 0,00 Rp 11.924.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 1.939.912,74 Rp 5.000.000,00
38.8%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 508.407.477,00 Rp 914.548.227,40
55.59%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 240.897.255,00 Rp 810.802.479,00
29.71%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 263.238.200,00 Rp 370.521.060,00
71.05%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 1.800.000,00 Rp 6.779.844,48
26.55%