Selamat Datang di Website Resmi Kalurahan Kaliagung. Jika ada Pertanyaan seputar Pelayanan Umum bisa WhatsApp Chat di nomor 085163242006 (Hari & Jam Kerja)

Artikel

Merawat Tradisi Padukuhan Kalipenten Menggelar Acara Nyadran

28 Februari 2024    181 Kali Dibaca  Kalurahan Budaya

Nyadran merupakan sebuah istilah yang di gunakan orang jawa untuk melakukan sebuah tradisi dimana tradisi ini merupakan sebuah penggabungan antara akulturasi budaya agama islam dan budaya orang jawa, dimana masyarakat setempat melakukan sebuah kegiatan secara bersamaan seperti yang di lakukan oleh padukuhan kalipenten tepatnya pada hari minggu (25/02/2024),warga setempat dengan kompak melakukan gotong royong bersih bersih makam hal ini dilakukan untuk menghormati seluruh leluhur yang telah tiada, dan malamnya tepatnya di malam senin warga berkumpul lagi setelah shalat isyak untuk melanjutkan acara yaitu pembacaan yasin dan tahlilalan.

Seperti yang di sampaikan pak dukuh kalipenten bahwasanya acara nyadran yang di lakukan di padukuhan kalipenten ini adalah hal yang di lakukan satu tahun 1 kali, " nyadran itu di lakukan di setiap bulan ruwah sebelum datangnya bulan ramadhan, tetapi setiap tempat itu harinya tidak sama kalau bulannya semua sama yaiti setiap bulan ruwah", ujarnya .

Kita kelompok 1 dari kkn uin sunan kalijga juga ikut berpartisipasi dan berbaur dengan masyarakat untuk memperingati tradisi nyadran yang di lakukan di padukuhan kalipenten. 

 *Sedikit sejarah tentang nyadran* 

Dikutip dari laman Pemkot Surakarta, tradisi Nyadran telah dilakukan sejak zaman Hindu-Budha sebelum Islam masuk dan berkembang di Indonesia. Pada tahun 1284, terdapat tradisi yang serupa dengan Nyadran yang disebut dengan Sradha. Meskipun sama-sama memberikan sesaji dan penghormatan kepada arwah orang yang telah meninggal, Sradha hanya dilakukan untuk memperingati kepergian Raja.

Seiring perkembangan zaman, tradisi Sradha kemudian diterapkan oleh seluruh kalangan dan mendapat banyak pengaruh dari ajaran Islam. Pujian-pujian yang biasa dilantunkan dalam Sradha pun diganti dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, zikir, tahlil, dan doa.

Tradisi ini merupakan sebuah kearifan lokal orang jawa di tengah gempuran era yang sudah kebarat-baratan namun tidak dengan padukuhan kalipenten, kelurahan kali Agung kecamatan sentolo kabupaten kulun Progo, mereka tetap mampu melestarikan budaya kearifan lokal dengan konsisten sampai sekarang (Kelompok 1 KKN 113 UIN SUNAN KALIJAGA).

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 50.174 Kali
SEJARAH KALURAHAN KALIAGUNG
22 Januari 2019 | 49.889 Kali
VISI MISI
11 Juli 2019 | 49.562 Kali
PENERBITAN KARTU KELUARGA
08 Juli 2019 | 49.479 Kali
LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KALURAHAN (LPMKal)
05 Juli 2019 | 49.389 Kali
Permohonan Informasi
05 Maret 2019 | 49.372 Kali
Profil
20 Juni 2019 | 49.364 Kali
SYARAT PENGANTAR NIKAH ( N1,N2,N3,N4)

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Alamat
Desa : Kaliagung
Kecamatan : Sentolo
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos :
Telepon :
Email :

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 3,128
    Kemarin : 1,795
    Total Pengunjung : 4,940
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0