Selamat Datang di Website Resmi Kalurahan Kaliagung. Jika ada Pertanyaan seputar Pelayanan Umum bisa WhatsApp Chat di nomor 085163242006 (Hari & Jam Kerja)

Artikel

Tradisi Wiwitan Panen di Banyunganti Kidul, Warisan Budaya Penuh Rasa Syukur

17 Maret 2025  Kalurahan Budaya  267 Kali Dibaca  Program Kerja

Kaliagung - Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, tradisi Wiwitan Panen tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kalurahan Kaliagung, khususnya di Padukuhan Banyunganti Kidul.

Tradisi yang sarat makna ini kembali digelar dengan penuh khidmat pada tanggal 13 Maret 2025, bertempat di Gedung Serbaguna setempat.

Wiwitan Panen merupakan bentuk kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Yang Mahakuasa atas hasil pertanian yang melimpah.

Acara ini juga menjadi momentum spiritual untuk memohon kelancaran selama proses panen berlangsung.

Prosesi Wiwitan dimulai pada sore hari dengan kirab ubarampe sesaji. Kirab ini diikuti oleh para pemilik lahan pertanian di kawasan Wareng, Banyunganti Kidul. Rombongan kirab memulai perjalanan dari Sendang Wareng, sebuah mata air yang disakralkan oleh masyarakat setempat, menuju Gedung Serbaguna dengan jarak tempuh sekitar 100 meter. Dalam kirab tersebut, para petani membawa berbagai perlengkapan sesaji sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur.

Setibanya di Gedung Serbaguna, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat seperti kaum atau rois. Doa dilakukan dengan menggunakan ingkung dan nasi tumpeng sebagai simbol persembahan kepada Sang Pencipta. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, doa ini menjadi bentuk permohonan agar hasil panen dapat berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh warga.

Usai doa bersama, para peserta kirab melaksanakan ritual kembul bujana atau makan bersama. Tradisi ini menjadi lambang solidaritas dan kebersamaan antar sesama petani. Momen tersebut mempererat tali silaturahmi dan menunjukkan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil gotong royong serta kerja sama yang kuat.

Acara Wiwitan Panen tahun ini juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemilik sawah, tokoh adat, perangkat desa seperti Dukuh Banyunganti Kidul, hingga pendamping budaya. Kehadiran para tokoh ini menandakan betapa pentingnya pelestarian budaya lokal dalam memperkuat identitas masyarakat sekaligus menjaga harmoni dengan alam.

Melalui pelaksanaan Wiwitan Panen, masyarakat tidak hanya menunjukkan rasa syukur, namun juga menjaga nilai-nilai luhur budaya Jawa yang penuh dengan filosofi kehidupan. Tradisi ini membuktikan bahwa kearifan lokal memiliki peran besar dalam memperkuat struktur sosial dan spiritual masyarakat pedesaan.

Dengan tetap menjaga dan merawat tradisi seperti Wiwitan Panen, Kalurahan Kaliagung memberikan contoh nyata bagaimana budaya lokal bisa hidup berdampingan dengan kemajuan zaman. Warisan leluhur ini bukan hanya bentuk seremoni, melainkan cerminan nilai-nilai kebersamaan, syukur, dan penghormatan kepada alam yang patut dijaga untuk generasi mendatang. (arum-sid)***

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 50.174 Kali
SEJARAH KALURAHAN KALIAGUNG
22 Januari 2019 | 49.889 Kali
VISI MISI
11 Juli 2019 | 49.561 Kali
PENERBITAN KARTU KELUARGA
08 Juli 2019 | 49.478 Kali
LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KALURAHAN (LPMKal)
05 Juli 2019 | 49.388 Kali
Permohonan Informasi
05 Maret 2019 | 49.372 Kali
Profil
20 Juni 2019 | 49.363 Kali
SYARAT PENGANTAR NIKAH ( N1,N2,N3,N4)

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Alamat
Desa : Kaliagung
Kecamatan : Sentolo
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos :
Telepon :
Email :

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,906
    Kemarin : 1,795
    Total Pengunjung : 4,718
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0